<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record
    xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
    xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/schema/MARC21slim.xsd"
    xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">

  <leader>01899nam a2200193Ia 4500</leader>
  <controlfield tag="005">20260922095709.0</controlfield>
  <controlfield tag="008">260922s9999    xx            000 0 und d</controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">978-623-8371-56-3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">ind</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">158.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
    <subfield code="a">HOUSEL, Morgan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="4">
    <subfield code="a">The Art of Spending Money</subfield>
    <subfield code="b">: Pilihan Sederhana untuk Hidup yang Lebih Kaya dan Bermakna </subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Jakarta</subfield>
    <subfield code="b">Bentara Aksara Cahaya </subfield>
    <subfield code="c">2026</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">xxiii, 305 hlm.</subfield>
    <subfield code="c">20,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Banyak dari kita tidak benar-benar tahu cara menggunakan uang. Kita bekerja keras untuk mengejar hal-hal yang membuat orang lain terkesan, tetapi jarang memberi makna bagi diri sendiri. Sebagian dari kita justru menabung tanpa henti, takut membelanjakan uang untuk hal-hal yang dapat membuat hidup lebih baik. Kekeliruan inilah yang membuat kita sulit membedakan kekaguman dengan iri hati, kenyamanan dengan berlebih-lebihan, dan kegunaan dengan status.    Dalam The Art of Spending Money, Morgan Housel menawarkan pendekatan segar dan praktis untuk memahami hubungan kita dengan uang. Alih-alih memberi resep atau rumus keuangan, ia mengajak pembaca menelusuri sisi psikologis dari keputusan finansial, bagaimana harapan seringkali lebih menentukan daripada pendapatan, dan bagaimana keberhasilan sejati bergantung pada pemahaman diri, bukan sekadar angka.    Housel juga membongkar kompleksitas di balik uang-iri hati, aspirasi sosial, identitas, dan rasa tidak aman, hal-hal yang kerap terlewat dalam buku-buku keuangan tradisional. Dengan gaya bertutur yang khas dan jernih, ia menunjukkan bahwa hasil paling berharga dari uang adalah ketenangan pikiran.    Buku ini bukan tentang cara menjadi kaya, melainkan tentang cara mendapatkan yang terbaik dari apa yang sudah kita miliki-dan belajar menginginkan hal-hal yang benar-benar layak diinginkan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
    <subfield code="a">0</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="655" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Grade 7-9</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
    <subfield code="a">Fahmy Yamani</subfield>
    <subfield code="e">translator</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="999" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="c">216318</subfield>
    <subfield code="d">216318</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="952" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="0">0</subfield>
    <subfield code="1">0</subfield>
    <subfield code="4">0</subfield>
    <subfield code="7">0</subfield>
    <subfield code="a">053</subfield>
    <subfield code="c">GEN</subfield>
    <subfield code="d">2026-06-04</subfield>
    <subfield code="g">100000.00</subfield>
    <subfield code="l">0</subfield>
    <subfield code="o">158.1 HOU t.a.1</subfield>
    <subfield code="p">0532600019</subfield>
    <subfield code="r">2026-09-22 02:57:09</subfield>
    <subfield code="w">2026-09-22</subfield>
    <subfield code="y">BK</subfield>
  </datafield>
</record>
