Nadja Halilbegovich seorang anak berumur duabelas tahun. Nadja senang bersekolah, bernyanyi dan bermain bersama teman-teman di pegununngan yang mengelilingi kota Sarajevo. Tetapi, pada suatu pagi di musim semi ekolah ditiadakan--bukan karena libur. Pasukan bersenjata membentuk barikade mengelilingi kota. Pada hari berikutnya, tembak menembak dan ledakan-ledakan membuat Nadja, keluarga dan tetangga-tetangganya menempati ruang bawah tanah. Serangan ke Sarajevo baru saja dimulai...