Dia terbaring miring. Sikapnya wajar dan tenang. Tapi di atas telinganya ada sebuah lubang kecil dengan bekas darah kering di sekelilingnya. Kemudian pandangan Poirot tertuju pada dinding putih di depannya dan dia menarik napas dalam-dalam. Dinding putih bersih itu dikotori oleh huruf J berwarna merah kecoklat-coklatan yang ditulis dengan gemetar. Poirot membungkuk di atas mayat gadis itu dan dengan hati-hati diangkatnya tangan kanannya. Salah satu jarinya bernoda merah kecoklatan....