Mengatasi Stres ala MBTI : Mengelola Tekanan untuk Kinerja Maksimal
Material type:
TextLanguage: Indonesian Jakarta TransMedia pustaka 2025Description: ix, 255 hlm. 20 cmISBN: - 978-623-163-058-2
- 155.5
| Cover image | Item type | Current library | Home library | Collection | Shelving location | Call number | Materials specified | Vol info | URL | Copy number | Status | Notes | Date due | Barcode | Item holds | Item hold queue priority | Course reserves | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Books
|
SMA IPEKA Sunter | General stacks | 155.5 SEO m.1 (Browse shelf(Opens below)) | Available | 0542600065 |
Browsing SMA IPEKA Sunter shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)
BTI (Myers?Briggs Type Indicator) mengklasifikasikan tipe kepribadian ke dalam 16 kategori. Tipe kepribadian ini sering dijadikan panduan dalam menjalani hidup, seperti menentukan pilihan karier, menjaga hubungan interpersonal, dan mengembangkan diri. Namun, tak sedikit orang yang justru jadi membatasi diri dan terperangkap dalam kerangka MBTI. Buku ini menunjukkan bahwa MBTI bukanlah sesuatu yang secara mutlak mendefinisikan diri kita, melainkan alat yang dapat dipergunakan untuk mengenali diri sendiri dan membuat hidup terasa lebih mudah dijalani. Hidup siapa pun tentunya tak lepas dari tekanan atau stres. Namun, kita semua akan mampu mengatasinya jika memahami kecenderungan diri masing-masing, lalu memutuskan langkah seperti apa yang harus diambil untuk dapat merespons stres dengan cara yang lebih sehat. Setiap tipe kepribadian memiliki fungsi primer, sekunder, tersier, dan inferior. Secara struktur psikologis, fungsi primer merupakan kekuatan dan paling sering digunakan. Akan tetapi, jika berada di bawah tekanan stres, fungsi primer akan meluap sehingga muncullah fungsi inferior yang terasa asing dan dapat memberi dampak negatif.