Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

1984 : Nineteen eighty-four : Bagaimana politisi memenangkan pemilu, membentuk pola pikir masyarakat, dan memainkan berita palsu

By: Contributor(s): Material type: TextLanguage: Indonesian Yogyakarta Anak Hebat Indonesia 2025Edition: 2Description: vi, 378 hlm. 18 cmISBN:
  • 978-623-16-4498-5
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 813.
Summary: Novel politik "1984" karya George Orwell mengisahkan tentang Winston Smith di Oceania, sebuah negara totaliter yang dipimpin Big Brother, di mana Partai mengendalikan setiap aspek kehidupan melalui pengawasan ketat, manipulasi sejarah, dan propaganda. Winston, seorang pegawai Kementerian Kebenaran, mulai mempertanyakan rezim dan diam-diam menjalin hubungan dengan Julia, tetapi mereka akhirnya ditangkap dan disiksa di Room 101. Setelah mengalami pencucian otak, Winston sepenuhnya tunduk pada Partai dan kehilangan identitasnya, menandakan kehancuran harapan untuk kebebasan.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMA IPEKA Sunter General stacks 813. ORW n.e.1 (Browse shelf(Opens below)) Available 0542500096

Novel politik "1984" karya George Orwell mengisahkan tentang Winston Smith di Oceania, sebuah negara totaliter yang dipimpin Big Brother, di mana Partai mengendalikan setiap aspek kehidupan melalui pengawasan ketat, manipulasi sejarah, dan propaganda. Winston, seorang pegawai Kementerian Kebenaran, mulai mempertanyakan rezim dan diam-diam menjalin hubungan dengan Julia, tetapi mereka akhirnya ditangkap dan disiksa di Room 101. Setelah mengalami pencucian otak, Winston sepenuhnya tunduk pada Partai dan kehilangan identitasnya, menandakan kehancuran harapan untuk kebebasan.