rembulan tenggelam di wajahmu
Material type:
TextLanguage: Indonesian Jakarta Republika 2018Edition: 35Description: 426 hlm. ilus. 21 cmSubject(s): Genre/Form: DDC classification: - F00.
| Cover image | Item type | Current library | Home library | Collection | Shelving location | Call number | Materials specified | Vol info | URL | Copy number | Status | Notes | Date due | Barcode | Item holds | Item hold queue priority | Course reserves | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Books
|
SMA IPEKA Sunter | General stacks | F00. LIY r (Browse shelf(Opens below)) | Available | 0541900017 |
Browsing SMA IPEKA Sunter shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)
|
|
|
No cover image available No cover image available | No cover image available No cover image available |
|
|
||
| F00. LIY p-3.2 Pulang (series Pulang-Pergi ke 3) | F00. LIY p-4.1 Pergi (series pulang Pergi ke 4) | F00. LIY p-5.1 Pulang-Pergi (series ke 5) | F00. LIY r rembulan tenggelam di wajahmu | F00. LIY s Sunset Bersama Rosie | F00. LIY s Selena | F00. MAC n Negeri Apel Merah Besar |
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut- marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata: Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima Pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu? Maka apakah kita akan bertanya: Apakah cinta itu? Apakah hidup ini adil? Apakah kaya adalah segalanya? Apakah kita memilki pilihan dalam hidup? Apakah makna kehilangan? Ray (tokoh utama dalam kisah ini), ternyata memiliki kecamuk pertanyaan sendiri. Lima pertanyaan sebelum akhirnya dia mengerti makna hidup dan kehidupannya. Siapkan energi Anda untuk memasuki dunia Fantasi Tere-Liye tentang perjalanan hidup. Di sini hanya ada satu rumus: semua urusan adalah sederhana. Maka mulailah membaca dengan menghela nafas lega