Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

Lubang Resapan Biopori : Mencegah banjir, tanah longsor, dan pemanasan global di kawasan pemukiman

By: Contributor(s): Material type: TextLanguage: Indonesian Jakarta Penebar Swadaya 2008Edition: 1Description: 75 hlm. ilus. 23 cmISBN:
  • 978-979-002-209-6
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 631.875
Summary: Buku ini menawarkan solusi ramah lingkungan yang merupakan lubang resapan Biopori. Sampah-sampah dalam hal ini sampah organik bisa dikendalikan dan ditangani bahkan dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat. Prinsip kerja Biopori yaitu memperbaiki kondisi ekosisitem tanah dengan cara membuat lubang resapan berdiameter sekitar 10 cm di permukaan tanah sedalam sekitar 1 m. Pada lubang tersebut dapat dimasukan sampah organik untuk mengaktifkan mikrobiologi tanah. Kemudian air resapan yang masuk dalam tanah dapat turut memperbaiki struktur tanah, sehingga akhirnya menjelma menjadi kompos.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMA IPEKA Sunter General stacks 631.875 BRA l (Browse shelf(Opens below)) Available 0540800416

Buku ini menawarkan solusi ramah lingkungan yang merupakan lubang resapan Biopori. Sampah-sampah dalam hal ini sampah organik bisa dikendalikan dan ditangani bahkan dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat. Prinsip kerja Biopori yaitu memperbaiki kondisi ekosisitem tanah dengan cara membuat lubang resapan berdiameter sekitar 10 cm di permukaan tanah sedalam sekitar 1 m. Pada lubang tersebut dapat dimasukan sampah organik untuk mengaktifkan mikrobiologi tanah. Kemudian air resapan yang masuk dalam tanah dapat turut memperbaiki struktur tanah, sehingga akhirnya menjelma menjadi kompos.