Berpikir yang Tidak Dipikirkan Orang Lain : The Art of Being Unreasonable
Material type:
TextLanguage: Indonesian Jakarta Gramedia Pustaka Utama 2026Description: xiv, 236 hlm. 23 cmISBN: - 978-602-06-7655-5
- 650.1
| Cover image | Item type | Current library | Home library | Collection | Shelving location | Call number | Materials specified | Vol info | URL | Copy number | Status | Notes | Date due | Barcode | Item holds | Item hold queue priority | Course reserves | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Books
|
SMP IPEKA Sunter | General stacks | 650.1 BRO b.1 (Browse shelf(Opens below)) | Available | 0532600017 |
Browsing SMP IPEKA Sunter shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)
|
|
|
|
|
|
|
||
| 650.07 RAC m My Transformation | 650.07 RAC r Rise of the Legend : Based on True Story | 650.07 RAC t Today is Tomorrow : Based on true story | 650.1 BRO b.1 Berpikir yang Tidak Dipikirkan Orang Lain : The Art of Being Unreasonable | 650.1 COH t The Perfect Store : Inside Ebay | 650.1 ISK d Dua Tangis dan Ribuan Tawa | 650.1 ISK m Manufacturing Hope Bisa |
Saya orang yang tidak masuk akal. Kalimat ini sering digunakan orang yang saya kenal?keluarga, teman, mitra kerja, karyawan, dan kritikus?untuk menggambarkan saya. Kadang kala, ada pula yang menyebut saya gila atau sinting. Pada titik tertentu mereka semua menyebut saya tidak masuk akal karena tujuan yang tidak realistis, tenggat waktu yang tidak mungkin dipenuhi, gagasan-gagasan yang terlalu berlebihan, atau pendekatan yang menginjak-injak kebijaksanaan konvensional. Saya percaya bahwa tidak masuk akal justru menjadi kunci sukses saya. Dalam buku ini, saya ingin memperlihatkan bagaimana menerapkan cara berpikir tidak masuk akal akan membantu Anda mencapai sasaran-sasaran yang menurut orang lain jauh dari jangkauan, seperti yang saya alami. Lebih dari enam dekade lalu, saya menjalani empat karier: akuntan, kontraktor, perencana masa pensiun, dan filantropi. Saya menjadi orang pertama yang membangun dua perusahaan Fortune 500 dari bawah dalam dua industri berbeda. Enam miliar dolar yang saya peroleh dalam bisnis saat ini, digunakan untuk membantu mereformasi pendidikan publik di Amerika, mengumpulkan dua koleksi seni kelas dunia, dan membuatnya bisa diakses secara luas, serta menyediakan pendanaan bagi usaha rintisan (start-up) yang serius untuk riset biomedis canggih.