Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

Kubah

By: Material type: TextLanguage: Indonesian Jakarta Gramedia Pustaka Utama 2001Edition: 2Description: 190 hlm. 18 cmISBN:
  • 979-605-176-1
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 813.
Summary: tidak mudah bagi seorang lelaki untuk mendapatkan kembali tempatnya di masyarakat setelah 12 tahun tinggal dalam pengasingan di pulau B. apalagi hati masyarakat memang pernah dilukainya. Karman lelaki itu, juga telah kehilangan orang-orang yang dulu selalu hadir dalam jiwanya. Istrinya telah menikah dengan pria lain, anaknya ada yang meninggal dan yang tersisa tidak lagi begitu mengenalnya. karman memikul dosa sejarah yang amat berat dan dia hampir tak sanggup menanggungnya. Namun ditengah kehidupan yang hampir tertutup baginya karman masih menemukan seberkas sinar kasih sayang. Dia dipercayai oleh pak Haji, orang terkemuka di desanya yang pernah dikhianatinya karena dia sendiri berpaling dari Tuhan untuk membangun kubah mesjid di desa itu. Karman merasakan menemukan dirinya kembali, menemukan martabat hidupnya.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMP IPEKA Sunter General stacks 813. YOH K (Browse shelf(Opens below)) Available 0530400313

tidak mudah bagi seorang lelaki untuk mendapatkan kembali tempatnya di masyarakat setelah 12 tahun tinggal dalam pengasingan di pulau B. apalagi hati masyarakat memang pernah dilukainya. Karman lelaki itu, juga telah kehilangan orang-orang yang dulu selalu hadir dalam jiwanya. Istrinya telah menikah dengan pria lain, anaknya ada yang meninggal dan yang tersisa tidak lagi begitu mengenalnya. karman memikul dosa sejarah yang amat berat dan dia hampir tak sanggup menanggungnya. Namun ditengah kehidupan yang hampir tertutup baginya karman masih menemukan seberkas sinar kasih sayang. Dia dipercayai oleh pak Haji, orang terkemuka di desanya yang pernah dikhianatinya karena dia sendiri berpaling dari Tuhan untuk membangun kubah mesjid di desa itu. Karman merasakan menemukan dirinya kembali, menemukan martabat hidupnya.