Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

Midah : Simanis Bergigi Emas

By: Material type: TextLanguage: Indonesian Jakarta Lentera Dipantara 2003Description: 132 hlm. 20 cmISBN:
  • 979-97312-7-5
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 813.
Summary: Midah pad awalnya dari keluarga terpandang dan beragama. Karena ketidakadilan dalam rumah, ia memilih kabur dan terhempas di tengah jalanan Jakarta tahun 50-an yang ganas. Ia tampil sebagai orang yang tak mudah menyerah dengan nasib hidup, walaupun ia hanya seoran penyanyi dengan panggilan " si manis bergigi emas " dalam kelompok pengamen ekliling dari satu resto ke resto, bahkan dari pintu ke pintu rumah warga. Dalm kondisi hamil berat, Midah memang tampak kelelahan. Tapi manusia tidak boleh menyerah pada kelelahan. Hawa kehidupan jalanan yang liar dan ganas harus diarungi. Dan ujung-ujungnya Midah kalh secara moral dalam pertaruhan hidup itu.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMA IPEKA Tomang General stacks 813. TOE m (Browse shelf(Opens below)) Available 0240700472

Browsing SMA IPEKA Tomang shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)

Midah pad awalnya dari keluarga terpandang dan beragama. Karena ketidakadilan dalam rumah, ia memilih kabur dan terhempas di tengah jalanan Jakarta tahun 50-an yang ganas. Ia tampil sebagai orang yang tak mudah menyerah dengan nasib hidup, walaupun ia hanya seoran penyanyi dengan panggilan " si manis bergigi emas " dalam kelompok pengamen ekliling dari satu resto ke resto, bahkan dari pintu ke pintu rumah warga. Dalm kondisi hamil berat, Midah memang tampak kelelahan. Tapi manusia tidak boleh menyerah pada kelelahan. Hawa kehidupan jalanan yang liar dan ganas harus diarungi. Dan ujung-ujungnya Midah kalh secara moral dalam pertaruhan hidup itu.