Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

Dari Sukarno ke Soeharto

By: Contributor(s): Material type: TextLanguage: Indonesian Jakarta Pustaka Utama Grafiti 1992Description: xix, 177 hlm. 21 cmISBN:
  • 979-444-220-8
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 959.8
Summary: Buku ini berisi tentang, banyak orang yag tidak menaydari bahwa G 30 S-PKI merupakan satu dari sedikit peristiwa, termasuk pemboman Pearl Harbour dan naiknya ke puncak Mao kkuasaan. Da, bagaimana pula dengan masalah sensitif yng diangkat menjadi topik utama seperti pertanyaan-pertanyaan mengenai keterlibatan Sukarno, intensitas keterlibatan, serat bagaimana kekirian Sukarno yang ingin menyatukan nasionalisme, agama dan komunisme dalam satu wadah yang disebut Nasakom? Marshall Green menjawab semua pertanyaan di atas disertai dengan resitalpuji-pujiannya tntag bagaimana Indonesia mampu melepaskan diri dari krisis politik dan ekonomi.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMP IPEKA Tomang General stacks 959.8 GRE d (Browse shelf(Opens below)) Available 0239700157

Buku ini berisi tentang, banyak orang yag tidak menaydari bahwa G 30 S-PKI merupakan satu dari sedikit peristiwa, termasuk pemboman Pearl Harbour dan naiknya ke puncak Mao kkuasaan. Da, bagaimana pula dengan masalah sensitif yng diangkat menjadi topik utama seperti pertanyaan-pertanyaan mengenai keterlibatan Sukarno, intensitas keterlibatan, serat bagaimana kekirian Sukarno yang ingin menyatukan nasionalisme, agama dan komunisme dalam satu wadah yang disebut Nasakom? Marshall Green menjawab semua pertanyaan di atas disertai dengan resitalpuji-pujiannya tntag bagaimana Indonesia mampu melepaskan diri dari krisis politik dan ekonomi.