Henry Dunant : pendiri palang merah, belas kasihnya menyelamatkan jutaan jiwa
Material type:
TextLanguage: Indonesian Jakarta Gramedia Pustaka Utama 1993Description: 108 hlm. 21 cmISBN: - 979-511-731-9
- 923.
| Cover image | Item type | Current library | Home library | Collection | Shelving location | Call number | Materials specified | Vol info | URL | Copy number | Status | Notes | Date due | Barcode | Item holds | Item hold queue priority | Course reserves | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Books
|
SMP IPEKA Tomang | General stacks | 923. BRO h (Browse shelf(Opens below)) | Available | 0239600207 |
Browsing SMP IPEKA Tomang shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)
|
|
|
|
|
|
|
||
| 923. ART p Pak Boed, Ekonom yang Sederhana | 923. BRE s Sepuluh Pemenang Nobel ekonomi | 923. BRO f Florence Nightingale | 923. BRO h Henry Dunant : pendiri palang merah, belas kasihnya menyelamatkan jutaan jiwa | 923. BYE wp-a Why People?: Albert Schweitzer | 923. CHO a Albert Schweitzer | 923. COU r/c2 Robert Boden-Powell |
Buku Henry Dunant ini berisi tentang kehidupannya sehingga bisa menjadi pendiri palang merah. Ia secara tidak sengaja menemukan dirinya berada pada salah satu pertempuran berdarah abad yang alu di Solferino, Italia. Ribuat prajurit yang teluka menanti kematiannya, terabaikan dan tersiksa karena dahaga, alalt, belatung dan penyakit. Dunnant meninggalkan bisnisnya, mulai merawat orang-orang yang sekarat dan mengorganisasi beebrapa sukarelawan lokal membawa kain untuk pembalut dan air bersih. Palang Merah sudah dibentuk. Persetujuan-persetujuan internasional dibuat untuk perlakuan terhadap orang-orang yang luka dan para tawanan perang pada saat perang. Lebih dari 125 tahun, Palang Merah dan Bulan Sait Merah telah berkembang dari tujuan pertamanya menangani mereka yang terluka akibat perang sampai menangani tawanan perang, orang-orang yang hilang, bencana alam, donor darah dan pertolongan pertama. Badan ini sekarang merupakan pergerakan kemanusiaan yang paling besar di dunia dengan anggota di hampir 150 negara.