Amazon cover image
Image from Amazon.com
Image from Google Jackets
Image from Coce
Image from OpenLibrary

Laskar Pelangi

By: Contributor(s): Material type: TextLanguage: Indonesian Yogyakarta Bentang 2008Description: xviii, 534 hlm. 20.5 cmISBN:
  • 979-3062-79-7
Subject(s): Genre/Form: DDC classification:
  • 813.
Summary: Begitu banyak hal yang menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas anak Melayu Belitong tidak pantang menyerah. Lihatlah, Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 km pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu. Bahkan, terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah. Atau, Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga, sembilan Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka dan temukan diri Anda tertawa, menangis dan tersentuh saat membaca setiap lembarnya.
Tags from this library: No tags from this library for this title. Log in to add tags.
Star ratings
    Average rating: 0.0 (0 votes)
Holdings
Cover image Item type Current library Home library Collection Shelving location Call number Materials specified Vol info URL Copy number Status Notes Date due Barcode Item holds Item hold queue priority Course reserves
Books SMP IPEKA Tomang General stacks 813. HIR l (Browse shelf(Opens below)) Available 0230800139

Browsing SMP IPEKA Tomang shelves,Shelving location: General stacks Close shelf browser (Hides shelf browser)

Begitu banyak hal yang menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas anak Melayu Belitong tidak pantang menyerah. Lihatlah, Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 km pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu. Bahkan, terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah. Atau, Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga, sembilan Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka dan temukan diri Anda tertawa, menangis dan tersentuh saat membaca setiap lembarnya.